BERBAGI
istimewa

CIKARANG PUSAT – Aktivis Mahamuda meminta partai di Kabupaten Bekasi mempertimbangkan untuk mengambil langkah tegas menyikapi calegnya yang telah dipanggil oleh Tipikor soal kasus suap Meikarta. Sebab, pemanggilan caleg petahana itu bakal mempengarui tingkat kepercayaan masyarakat terhadap partai politik.

“Anggota dewan yang dipanggil itu kan saat ini hampir semua kembali nyaleg, kalau memang berani ya partainya harus menindak tegas, meskipun statusnya belum tersangka tetapi mereka telah mencederai sumpahnya sebagai wakil rakyat,” jelas aktivis Mahamuda, Hasan.

Hasan menilai, seharusnya, sebagai wakil rakyat harus bisa membedakan mana uang yang menjadi hak anggota dewan dengan uang yang bukan haknya. Dengan begitu, menjadi wakil rakyat harus cerdas dalam mengambil keputusan terkait penggunaan anggaran.

Dia juga menilai, kasus seperti ini bisa menimbulkan persepsi negarif dari warga. Terutama soal pendidikan politik masyarakat menghadapi Pemilu yang akan digelar sebentar lagi.

Sangat mungkin masyarakat mencontoh wakilnya yang saat ini tengah menjalani proses pemeriksaan suap Meikarta untuk menerima money politik dari caleg lain.

“Kasus ini sama juga memberikan pendidikan politik yang kurang baik ke masyarakat, harusnya ya ada pertimbangan yang tegas dari ketua partai kepada para caleg petahan ini,” tambahnya.

Hasan menilai bisa saja pertimbangan partai yaitu mencoret atau memecat langsung caleg petahan agar tidak mengikuti kontes Pemilu 2019. “Ini bisa menjadi shock therapy, jangan mentang-mentang wakil rakyat, ada anggaran disikat terus,” tandasnya. uzi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here