BERBAGI
PERAYAAN: Karang Taruna Bekasi Selatan memperingati Hari Sumpah Pemuda, pada Sabtu (3/11) demi menjaga kesatuan.

MR.co, BEKASI – Puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda dirayakan jajaran pengurus Karang Taruna Kecamatan Bekasi Selatan, menggelar kegiatan festival seni dan budaya yang dilaksanakan Sabtu (3/11) malam.

Kegiatan tersebut berkomitmen menjaga NKRI Harga Mati pun terangkum dalam Deklarasi Kebangsaan yang terucap bersama. Kegiatan dimulai dengan beberapa atraksi seni dan budaya seperti pencak silat, tari-tarian daerah, seni musik marawis hingga penampilan band musik kenamaan.

Acara lalu diisi dengan ikrar Deklarasi Kebangsaan yang diikuti oleh segenap tokoh pemuda dan tokoh masyarakat yang hadir, seperti anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Golkar Siti Aisyah, Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Bekasi Solecha, Ketua AMPG Kota Bekasi Yogi Kurniawan, para lurah yang bertugas di wilayah Kecamatan Bekasi Selatan, hingga tokoh masyarakat setempat.

Pembacaan ikrar ini dipimpin langsung Ketua Karang Taruna Kecamatan Bekasi Selatan Darkam Suryadi. Beberapa penghargaan juga menjadi rangkaian kegiatan yang diberikan pengurus Karang Taruna Bekasi Selatan kepada para anggota Karang Taruna yang dinilai telah berdedikasi dan berkontribusi di lingkungan masyarakat.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada kepada para lurah dan kepala Puskesmas yang selama ini menjadi mitta kerja organisasi Karang Taruna. Penyerahan piagam penghargaan ini diserahkan secara simbolis oleh Ketua Srikandi Karang Taruna Bekasi Selatan, Neneng Suliawati Azhar.

Darkam Suryadi mengatakan, peringatan Hari Sumpah Pemuda sudah menjadi agenda rutin jajarannya yang dilaksanakan setiap tahun. Selain itu Sumpah Pemuda ini menjadi simbol kebangkitan pemuda di Karang Taruna untuk berkiprah mengisi pembangunan.

“Pemuda ini tidak mengenal perbedaan, sehingga di hari sumpah pemuda, kami para pemuda mendedikasikan jiwa raga untuk lingkungan dan masyarakat,” kata Darkam kepada wartawan.

Meski pemuda berasal dari suku dan agama yang berbeda, Darkam optimistis rasa persatuan dan kesatuan masyarakat Bekasi Selatan dalam berbangsa dan bernegara akan selalu terjaga.

“Meski berbeda suku bangsa, agama, partai politik, beda pandangan, beda pemahaman, tapi Indonesia yang menyatukan kita, Karang Taruna yang menyatukan perbedaan kita,” pungkasnya. (jio/taj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here