BERBAGI
SOROT: Penemuan bayi kembali terjadi di Purwakarta. Kali ini bayi ditemukan berupa janin tak bernyawa. Pagi sekitar pukul 08.00 kemarin (9/4) warga Kelurahan Tegalmunjul, Purwakarta, digegerkan dengan penemuan jasad bayi dalam kantung plastik di tempat pembuangan sampah.

PURWAKARTA- Penemuan bayi kembali terjadi di Purwakarta. Kali ini bayi ditemukan berupa janin tak bernyawa. Pagi sekitar pukul 08.00 kemarin (9/4) warga Kelurahan Tegalmunjul, Purwakarta, digegerkan dengan penemuan jasad bayi dalam kantung plastik di tempat pembuangan sampah. Sehari sebelumnya, bayi laki-laki yang diduga lahir prematur, ditemukan di lokasi pembuangan sampah di Desa Mulyamekar, Kecamatan Babakan Cikao, di tempat terpisah pada waktu yang bersamaan ditemukan bayi di masjid di daerah Citeko, Plered.

Rentetan peristiwa ini menjadi pukulan dan duka bagi seluruh elemen masyarakat.Terlebih dua pekan sebelumnya di Purwakarta ramai peristiwa penguburan bayi hidup-hiduup oleh ibunya sendiri.

Pada saat dikonfirmasi, Lurah Tegalmunjul, M Kosim mengatakan, saat ditemukan kali pertama, jasad bayi laki-laki tersebut sangat memprihatinkan. Sebab, tali ari-arinya masih menempel. Tak hanya itu, diduga bayi tersebut lahir secara prematur. Sebab, badannya kecil. Diperkirakan, usia enam bulan dikandungan, sudah lahir.

“Kami menduga, bayi itu merupakan korban aborsi. Makanya, dibuang ke tempat sampah,” ujar Kosim, Selasa (9/4).

Kosim menuturkan, penemuan jasad bayi oleh warga ini terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat ini, jasad bayi malang tersebut telah dievakuasi ke RSUD Bayu Asih. Serta, kasus ini telah dilaporkan ke petugas yang berwajib.

Sementara itu, Viviana (26 tahun) warga setempat, mengatakan, jasad bayi malang ini tersebut ditemukan di antara tumpukan sampah. Petugas kebersihan, yang menemukannya pertama kali. Penemuan jasad bayi ini, tentu saja mendapat perhatian masyarakat. Serta, membuat geger.

“Kami, kaget karena baru kali ini di tempat pembuangan sampah sementara ini, ditemukan jasad bayi,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP Handreas Ardian, membenarkan, jika dalam dua hari terakhir ini ada kasus yang berkaitan dengan bayi dan anak-anak. Ada tiga kasus. Dua kasus, yaitu penemuan jasad bayo laki-laki, yang dibuang di tempat sampah. Serta, satu kasus lagi, anak balita ditemukan di mushola yang berada di Stasiun Plered.

“Kalau yang anak balita, sepertinya orang tuanya lupa. Sehingga, anaknya tertinggal. Tetapi, saat ini anak tersebut sudah kembali ke orang tuanya. Kalau, kasus penemuan jasad bayi ini, masih kita selidiki,” ujarnya. (hsn/mhs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here