BERBAGI
SILATURAHMI: Caleg DPR-RI dari Partai Nasdem Dapil Jabar VII, Della Puspita, saat bersilaturahmi dengan warga Kampung Tanah Baru, Desa Harjamekar, Kecamatan Cikarang Utara, kemarin (19/2).

CIKARANG UTARA – Pemain Sinetron, Della Puspita, menunjukan keseriusannya maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPR-RI dari Partai Nasdem. Tak tanggung-tanggung Della terus insentif turun ke daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat 7 yang meliputi Kabupaten Bekasi, Karawang dan Purwakarta.

Kemarin (19/2) Della blusukan ke sejumlah titik di Kabupaten Bekasi salah satunya di Kampung Tanah Baru, Desa Harjamekar. Kehadiran Della langsung disambut antusias warga sekitar  yang didominasi ibu-ibu.

Para warga pun langsung mengeluarkan handphone untuk mengabadikan moment dengan pemain sinetron The Power Emak-Emak tersebut. Della langsung memberikan salam kepada masing-masing warga.

Menggunakan kemeja loreng-loreng, Della tampak akrab berbincang dengan warga, ia pun mempersilahkan para warga untuk melontarkan pertanyaan kepada dirinya. Salah seorang ibu-ibu mengakui senang dapat bertemu Della yang biasa hanya dilihat dari layar televisi.

Dalam kesempatan itu, salah satu ibu-ibu berharap Della dapat lolos menjadi wakil rakyat, “Saya harap teh Della jadi wakil rakyat dan tidak lupa dengan warganya. Karena saya punya pengalaman di pemilu lalu sudah jadi lupa ama warganya,” ujar salah satu ibu-ibu.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Della mengaku wajar akan trauma warga. Ia menegaskan majunya dirinya sebagai caleg murni ingin memberikan manfaat masyarakat. Warga pun bebas berinteraksi dengan dirinya melalui media sosial ataupun nomor telepon yang sudah diberikan.

“Saya sebagai publik figure sudah punya follower di instragram. Kalau saya lupa dengan warga silahkan berkomentar apapun di media sosial saya. Karena ketakutan publik figur itu di media sosial. Saya mau ketika menjadi anggota dewan nama saya tetap terjaga baik,” paparnya.

Kepada awak media, Della menegaskan berdasarkan hasil pengamatan ketika berkeliling Kabupaten Bekasi. Permasalahan utama adalah di bidang ketenagakerjaan dan pendidikan. Hal ini akan ia perjuangkan ketika duduk di Senayan.

“Ibu-ibu masih banyak yang mengeluh soal biaya pendidikan. Saya ingin sekolah itu tidak bayar, karena saya bermimpi masyarakat Jabar 7 memiliki generasi yang berkualitas. Alangkah baiknya pemerintah bisa men-support pendidikan di luar rumah,” tukasnya. (dim/rez)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here