BERBAGI

CIKARANG SELATAN – Pengedar dan pengguna narkotika jenis sabu ditangkap di wilayah Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi pada kemarin malam (19/2). Tersangka, Cepi Suherdi (33) dan Tatang (46) kini mendekam di sel tahanan Mapolsek Cikarang Selatan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kepala Kepolisian Sektor Cikarang Selatan Komisaris Alin Kuncoro mengatakan, kasus ini terungkap saat polisi menangkap Cepi, pengguna sabu di rumah kontrakannya Kampung Serang RT 03/02, Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan. Setelah menangkap Cepi, penyidik melakukan pengembangan dengan mengamankan Tatang di Jalan Raya Cikarang Cibarusah, Desa Sukadami, Cikarang Selatan.

“Mereka kami amankan tanpa perlawanan berikut barang bukti sabu untuk menjeratnya ke persidangan,” kata Alin kepada Cikarang Ekspres, kemarin (20/2).

Alin menerangkan, penangkapan Cepi berdasarkan informasi masyarakat setempat yang curiga dengan aktivitasnya di rumah. Pelaku cenderung tertutup dan masyarakat curiga dengan aktivitasnya di rumah yang kerap dijadikan tempat transaksi narkotika.

Berbekal informasi itu, penyidik langsung menindaklanjutinya dengan mengintai rumah kontrakan Cepi. Saat masuk ke dalam rumah kontrakannya, tiba-tiba penyidik langsung menggeledah Cepi.

“Awalnya penyidik tidak menemukan apa-apa di tubuh pelaku, namun saat digeledah lebih dalam di kamar mandinya kami menemukan delapan paket sabu siap pakai,” ungkapnya.

Kepala Unit Reskrim Polsek Cikarang Selatan Iptu Jefri menambahkan, delapan paket narkotika itu memiliki berat bervariasi dari 0,14 gram; 0,17 gram; 0,7 gram; 0,13 gram; 0,14 gram; 0,12 gram; 0,36 gram dan 0,9 gram. Kepada penyidik, tersangka mengaku membeli barang haram itu dari tersangka lain bernama Tatang dengan harga Rp 1,4 juta per gram.

“Penyidik kemudian memancing pelaku T (Tatang) melalui tersangka C (Cepi) agar bertemu untuk bertransaksi kembali. Kemudian disepakati bertemu di Jalan Cikarang Cibarusah,” kata Jefri.

Beberapa jam kemudian, kata dia, Tatang tiba ke lokasi memakai mobil Toyota Avanza B 2024 BKB. Polisi langsung menghentikan laju kendaraan Tatang dan menggeledah mobilnya.

“Saat dilakukan penggeledahan di kantong saku sebelah kanan celana jeans warna biru, kami menemukan satu paket plastik bening berisi narkotika jenis sabu seberat 0,51 gram,” imbuhnya.

Kepada penyidik tersangka Tatang mengaku sudah beberapa kali menjual barang haram itu. Namun kepada Cepi dia baru dua kali menjualnya dengan satu kali pemesanan sebanyak 1 gram seharga Rp 1,4 juta.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) subsider 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara di atas lima tahun. (rez/fan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here