BERBAGI
SOROT: Sabtu (16/2) petugas kepolisian berhasil membongkar keberadaan kebun ganja sedikitna 1.300 pohon ganja siap panen seluas kurang lebih 1,5 Ha di atas tanah milik Perhutani (BUMN).  

PURWAKARTA- Peredaran narkoba di Purwakarta sudah masuh tahap darurat. Puncaknya, Sabtu (16/2) petugas kepolisian berhasil membongkar keberadaan kebun ganja sedikitna 1.300 pohon ganja siap panen seluas kurang lebih 1,5 Ha di atas tanah milik Perhutani (BUMN)  tepatnya di Kampung Parang Gombong, Desa Kutamanah Kecamatan Sukasari.

Tanaman ganja yang disimpan di polybag hitam ini ditemukan pada Sabtu (16/2). Rata-rata pohon memiliki tinggi sekitar satu meter lebih yang di perkirakan memasuki usia tanam tiga bulan.

Pohon  narkoba golongan I siap panen ini berada di tengah belukar dan tanaman holtoikultura. Untuk mengelabui petugas, pola penyimpanan pun di simpan secara acak di antara tanaman papaya dan cabai rawit.

Kasat Narkoba AKP Hery Nurcahyo mengatakan penemuan ini terungkap hasil pengembangan terhadap pengedar yang tertangkap di Yogyakarta. “Berawal dari pengembangan terhadap pelaku pengedar ganja berstatus mahasiswa asal Karawang yang di tangkap di yogya, setelah di kembangkan ke Karawang baru terungkap adanya ladang ganja di Purwakarta,” ujar Hery melalui pesan singkat, Minggu (17/02).

A-R, terduga pengedar ganja yang di tangkap di Yogyakarta, merupakan seorang mahasiswa. A-R di tangkap ketika hendak bertransaksi dan didapati 101 paket ganja siap edar.

Dari hasil tersebut, Satnarkoba Polresta Yogyakarta mengembangkan ke pengedar yang ada di Klari, Karawang dan tertangkap satu pelaku atas nama S. berdasarkan pengakuan S, barang haram itu berasal dari Purwakarta.

Berbekal informasi tersebut, ditemukan adanya lahan ganja di Purwakarta. Penemuan ini dipimpin langsung Waka Polres Purwakarta Kompol Ijang Safei.

“Untuk kepentingan penyelidikan, pohon ganja kita rabut dan diangkut menggunakan perahu mengingat loaksinya berada di bantara waduk Jatiluhur. Barang bukti langsung di bawa tim Satnarkoba Polresta Yogyakarta,” ujar dia.

Dihubungi terpisah, Kepala Humas Perhutani Purwakarta Eri H mengaku pihaknya tengah melakukan investigasi ke TKP.  Ia mengaku belum mengetahui secara pasti bagaimana pola dan cara menanam terduga penanam pohon ganja di tanah milik Perutani sehingga bisalolos menanampohon ganja di tanah negara selama ini.

” Iya pak. pihak Perhutani sudah melakukan investigasi ke lokasi. Namun yang pasti, atas nama Perhutani kami cukup terkejut, ” tutupnya. (hsn/mhs)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here